MAXIFLOOR MFP 255 SF EPOXY CONCRETE PRIMER 

MAXIFLOOR MFP 255 SF Epoxy Concrete Primer adalah primer epoxy dua komponen tanpa pelarut (solvent-free) berbasis resin epoxy berkekuatan tinggi yang dirancang untuk meningkatkan daya rekat antara substrat beton dan sistem pelapisan lantai MAXIFLOOR.

Produk ini memiliki kemampuan penetrasi yang sangat baik ke dalam pori-pori beton, sehingga membantu memperkuat permukaan sekaligus menciptakan ikatan yang optimal untuk lapisan coating berikutnya. Dengan formulasi solvent-free, MAXIFLOOR MFP 255 SF sangat cocok digunakan pada area sensitif yang membutuhkan sistem lantai rendah emisi dan higienis.

Primer ini ideal digunakan sebagai lapisan dasar untuk berbagai sistem epoxy flooring pada area industri maupun komersial.

Spesifikasi Produk

  • Jenis: Epoxy Concrete Primer (2 Komponen / 2K)
  • Basis: Solvent-Free Epoxy Resin
  • Warna: Transparent
  • Hasil Akhir: Glossy
  • Kemasan: 5 Kg-set & 20 Kg-set

Fungsi & Kegunaan

  • Sebagai primer untuk beton dan screed
  • Meningkatkan daya rekat sistem coating lantai
  • Memperkuat permukaan beton
  • Menutup pori-pori substrat
  • Menyiapkan permukaan untuk aplikasi epoxy coating

Keunggulan Produk

  • Solvent-free dan rendah emisi
  • Daya rekat sangat baik pada beton
  • Memiliki kekuatan tinggi
  • Penetrasi optimal ke dalam pori beton
  • Cocok untuk area higienis dan sensitif lingkungan
  • Kompatibel dengan berbagai sistem lantai MAXIFLOOR

Area Aplikasi

Produk ini sangat ideal digunakan pada:

  • Industri elektronik
  • Rumah sakit
  • Laboratorium
  • Area pengolahan makanan
  • Dapur
  • Ruang panel kontrol
  • Industri susu (dairy)

Substrat yang Sesuai

MAXIFLOOR MFP 255 SF dapat diaplikasikan pada:

  • Beton
  • Mortar
  • Screed semen

Sistem Aplikasi

MAXIFLOOR MFP 255 SF diaplikasikan sebagai lapisan primer sebelum penggunaan produk epoxy flooring dari rangkaian MAXIFLOOR.

Rekomendasi Penggunaan

Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan bersama sistem lantai MAXIFLOOR seperti epoxy self levelling  sesuai kebutuhan area.